Woody telah lama menempati posisi istimewa di antara mainan milik Andy. Kedatangan Buzz Lightyear membuat keseimbangan itu berubah, terutama ketika Woody merasa perhatian pemiliknya mulai beralih. Persaingan keduanya lalu membawa persoalan yang lebih besar saat mereka terpisah dari Andy. Untuk kembali, dua mainan dengan sifat dan pandangan berbeda itu harus belajar bekerja bersama. Toy Story membayangkan kehidupan mainan dari sudut yang dekat dengan perasaan manusia: takut digantikan, ingin dihargai, dan sulit mengakui kebutuhan akan orang lain. Petualangan tumbuh dari ruang yang semula akrab menjadi perjalanan di luar jangkauan pemilik mereka. Bagi Woody, kembali ke pemiliknya juga berarti berhadapan dengan rasa takut kehilangan tempat. Buzz hadir sebagai tantangan sekaligus rekan yang tidak dapat begitu saja dihindari ketika keduanya berada jauh dari rumah.